<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>OPTIMASI PREDKSI RISIKO PENYAKIT JANTUNG&#13;
MENGGUNAKAN METODE HYBRID GRADIENT BOOSTIG  &#13;
BERBASIS KOMBINASI MODEL XGBOOST DAN LIGHTGBM</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Joe Fauzsanno</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rettob</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian dengan angka&#13;
prevalensi yang terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup&#13;
masyarakat serta beban sistem kesehatan. Keterlambatan dalam mendeteksi risiko&#13;
penyakit jantung menyebabkan penanganan medis sering dilakukan pada tahap&#13;
lanjut, sehingga diperlukan pendekatan prediktif yang mampu mengidentifikasi&#13;
risiko secara dini dan akurat berbasis data klinis dan demografis. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan model Hybrid Gradient&#13;
Boosting berbasis kombinasi algoritma XGBoost dan LightGBM guna&#13;
mengoptimalkan performa prediksi risiko penyakit jantung. Tahapan penelitian&#13;
meliputi pengumpulan dataset Heart Attack Indonesia, preprocessing data,&#13;
exploratory data analysis (EDA), feature engineering, pembagian data latih dan data&#13;
uji, pelatihan model XGBoost dan LightGBM, serta evaluasi kinerja model&#13;
menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Selain itu, dilakukan&#13;
cross-validation untuk menguji kemampuan generalisasi model serta analisis&#13;
feature importance dan SHAP untuk meningkatkan interpretabilitas model. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Hybrid Gradient Boosting mampu&#13;
menghasilkan performa prediksi yang optimal, stabil, dan memiliki kemampuan&#13;
generalisasi yang baik. Variabel usia, tekanan darah, kadar kolesterol, dan indeks&#13;
massa tubuh (BMI) terbukti berpengaruh signifikan terhadap risiko penyakit&#13;
jantung. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan model prediksi yang&#13;
akurat dan dapat diinterpretasikan, serta dapat dimanfaatkan oleh tenaga medis,&#13;
institusi kesehatan, dan peneliti sebagai alat bantu pengambilan keputusan dan&#13;
pengembangan sistem pendukung diagnosis penyakit jantung.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">006 Metode komputer khusus</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>