<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS KESIAPAN INFRASTRUKTUR DIGITAL DENGAN&#13;
DIGITAL READINESS INDEX (DRI) SERTA REKOMENDASI &#13;
STRATEGI PENGEMBANGAN SMART TOURISM DI KAWASAN&#13;
WISATA PULAU KOMODO</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Firmansyah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Samring</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan penerapan ekonomi digital&#13;
dan konsep smart tourism di kawasan wisata Pulau Komodo dengan menggunakan&#13;
pendekatan Digital Readiness Index (DRI) serta mengkaji keterlibatan masyarakat lokal&#13;
dalam pemanfaatan teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed&#13;
method, yaitu mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif&#13;
diperoleh melalui kuesioner untuk mengukur tingkat kesiapan digital berdasarkan tujuh&#13;
dimensi DRI, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dan observasi&#13;
terhadap masyarakat dan pelaku usaha wisata.&#13;
Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa nilai Digital Readiness Index&#13;
(DRI) yang diperoleh adalah 82,0, yang termasuk dalam kategori “Sangat Siap”. Hasil&#13;
ini menunjukkan bahwa secara umum kawasan wisata Pulau Komodo telah memiliki&#13;
kesiapan yang sangat baik dalam penerapan ekonomi digital dan pengembangan smart&#13;
tourism. Pemanfaatan teknologi digital, seperti media sosial, platform online, dan&#13;
transaksi digital, telah memberikan dampak positif terhadap promosi wisata dan&#13;
peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal. Namun demikian, hasil analisis kualitatif&#13;
mengungkapkan bahwa masih terdapat kendala pada aspek pemerataan infrastruktur&#13;
digital, literasi dan keterampilan digital masyarakat, keterbatasan pelatihan, serta belum&#13;
optimalnya inovasi digital yang terintegrasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan&#13;
kapasitas SDM, penguatan pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku wisata, serta&#13;
strategi pengembangan smart tourism yang lebih inklusif dan berkelanjutan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">004 Pemrosesan data dan ilmu komputer</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-19</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>