%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Samring, Firmansyah %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ilmu Komputer %D 2026 %F universitasamikomyogyakarta:32233 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Ekonomi Digital, Smart Tourism, Mixed Method, Pulau Komodo, Masyarakat Lokal, Digital economy, Komodo island, Lokal community. %T ANALISIS KESIAPAN INFRASTRUKTUR DIGITAL DENGAN DIGITAL READINESS INDEX (DRI) SERTA REKOMENDASI STRATEGI PENGEMBANGAN SMART TOURISM DI KAWASAN WISATA PULAU KOMODO %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32233/ %X Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan penerapan ekonomi digital dan konsep smart tourism di kawasan wisata Pulau Komodo dengan menggunakan pendekatan Digital Readiness Index (DRI) serta mengkaji keterlibatan masyarakat lokal dalam pemanfaatan teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method, yaitu mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner untuk mengukur tingkat kesiapan digital berdasarkan tujuh dimensi DRI, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap masyarakat dan pelaku usaha wisata. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa nilai Digital Readiness Index (DRI) yang diperoleh adalah 82,0, yang termasuk dalam kategori “Sangat Siap”. Hasil ini menunjukkan bahwa secara umum kawasan wisata Pulau Komodo telah memiliki kesiapan yang sangat baik dalam penerapan ekonomi digital dan pengembangan smart tourism. Pemanfaatan teknologi digital, seperti media sosial, platform online, dan transaksi digital, telah memberikan dampak positif terhadap promosi wisata dan peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal. Namun demikian, hasil analisis kualitatif mengungkapkan bahwa masih terdapat kendala pada aspek pemerataan infrastruktur digital, literasi dan keterampilan digital masyarakat, keterbatasan pelatihan, serta belum optimalnya inovasi digital yang terintegrasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas SDM, penguatan pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku wisata, serta strategi pengembangan smart tourism yang lebih inklusif dan berkelanjutan.