<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA NAIVE BAYES&#13;
DAN SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) TERHADAP&#13;
SENTIMEN TWITTER PADA PROGRAM MAKAN &#13;
BERGIZI GRATIS</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Emilianus</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan&#13;
meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar. Namun,&#13;
implementasi kebijakan ini menimbulkan beragam respons di masyarakat yang&#13;
terekspresikan secara luas melalui media sosial Twitter (X). Perbedaan pandangan,&#13;
kritik, serta dukungan terhadap program tersebut dapat memengaruhi persepsi&#13;
publik dan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Oleh karena&#13;
itu, diperlukan analisis sentimen untuk memahami kecenderungan opini&#13;
masyarakat serta dampaknya terhadap lingkungan sosial dan pengambilan&#13;
keputusan kebijakan publik.&#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan data opini masyarakat yang dikumpulkan dari media&#13;
sosial Twitter (X) terkait program Makan Bergizi Gratis. Tahapan penelitian&#13;
meliputi pengumpulan data, preprocessing teks, pelabelan data secara otomatis&#13;
menggunakan pendekatan berbasis kamus lexicon, serta pembentukan fitur dengan&#13;
metode Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF). Dataset&#13;
kemudian dibagi menjadi data latih dan data uji dengan perbandingan 80:20. Proses&#13;
klasifikasi sentimen dilakukan menggunakan dua algoritma machine learning, yaitu&#13;
Naive Bayes dan Support Vector Machine (SVM). Evaluasi kinerja model&#13;
dilakukan menggunakan confusion matrix dan metrik evaluasi berupa accuracy,&#13;
precision, recall, dan F1-score.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SVM memiliki kinerja yang lebih&#13;
baik dibandingkan Naive Bayes dalam mengklasifikasikan sentimen masyarakat&#13;
terhadap program Makan Bergizi Gratis. Model SVM memperoleh tingkat akurasi&#13;
yang lebih tinggi, sehingga dinilai lebih efektif dalam menangani data teks berbasis&#13;
TF-IDF. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh peneliti, akademisi, serta&#13;
pemerintah sebagai bahan evaluasi kebijakan publik. Penelitian selanjutnya&#13;
disarankan untuk menggunakan dataset yang lebih besar dan metode pelabelan&#13;
berbasis pembelajaran mendalam guna meningkatkan akurasi analisis sentimen.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">004 Pemrosesan data dan ilmu komputer</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>