<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>{JALUR NON REGULER - LOMBA} WIRALINK: PENGEMBANGAN PLATFORM MANAJEMEN&#13;
OPERASIONAL BERBASIS WEB DAN WHATSAPP BOT&#13;
UNTUK OTOMATISASI PENUGASAN, PELAPORAN&#13;
LAPANGAN, DAN MONITORING KINERJA &#13;
SECARA REAL-TIME</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad Seinly</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ashviya</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kesenjangan teknologi antara supervisor yang membutuhkan monitoring&#13;
real-time dengan pekerja lapangan yang umumnya berusia lebih tua dan hanya&#13;
familiar dengan WhatsApp pada perangkat low-end menimbulkan hambatan&#13;
signifikan dalam manajemen operasional. Kondisi ini menyebabkan proses&#13;
penugasan dan pelaporan berjalan tidak efisien karena ketiadaan sistem terintegrasi&#13;
yang mampu mengakomodasi perbedaan tingkat literasi digital kedua kelompok&#13;
pengguna tersebut. Penelitian ini mengembangkan WIRALINK, sebuah platform&#13;
manajemen operasional berbasis web yang terintegrasi dengan WhatsApp Bot&#13;
untuk otomatisasi penugasan, pelaporan lapangan berbasis foto dengan timestamp,&#13;
dan monitoring kinerja secara real-time. Pengembangan dilaksanakan dalam format&#13;
hackathon selama tiga hari oleh tim tiga orang dengan pembagian peran Hustler,&#13;
Hacker, dan Hipster menggunakan stack teknologi SvelteKit, Golang dengan &#13;
Pocketbase, serta library Whiskeysockets/Baileys untuk integrasi WhatsApp. &#13;
Validasi hasil kerja lapangan memanfaatkan kecerdasan buatan melalui pencocokan&#13;
semantik gambar. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa WIRALINK berhasil&#13;
menjembatani kesenjangan digital dengan menyediakan dashboard monitoring&#13;
komprehensif bagi supervisor dan antarmuka WhatsApp Bot yang aksesibel bagi&#13;
pekerja lapangan tanpa memerlukan instalasi aplikasi baru. Keberhasilan platform&#13;
ini divalidasi melalui pencapaian Juara 1 pada kompetisi Amicta AMIKOM 2025&#13;
tingkat nasional. WIRALINK dapat dimanfaatkan oleh organisasi atau perusahaan&#13;
yang mengelola pekerja lapangan dengan literasi digital terbatas untuk&#13;
meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian lebih lanjut dapat diarahkan pada&#13;
pengembangan mode offline, migrasi ke WhatsApp Business API resmi, serta&#13;
pelaksanaan user testing pada skala yang lebih besar.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">005 Pemrograman komputer, program dan data</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>