<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS KOMPARATIF ALGORITMA MACHINE &#13;
LEARNING UNTUK KLASIFIKASI PERILAKU BELANJA&#13;
KONSUMEN PADA E-COMMERCE</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Aisha</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aryani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan pesat e-commerce menghasilkan data transaksi dalam&#13;
jumlah besar yang mencerminkan perilaku belanja konsumen, namun kompleksitas&#13;
data serta ketidakseimbangan kelas antara konsumen yang berlangganan dan tidak&#13;
berlangganan menjadi permasalahan dalam proses analisis dan pemodelan         &#13;
klasifikasi. Kondisi ini dapat menyebabkan model cenderung bias terhadap kelas&#13;
mayoritas sehingga menurunkan kemampuan dalam mengenali karakteristik             &#13;
konsumen secara menyeluruh dan berdampak pada kurang optimalnya strategi&#13;
pemasaran berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi status               &#13;
berlangganan konsumen e-commerce serta membandingkan kinerja beberapa             &#13;
algoritma machine learning dalam mengklasifikasikan perilaku belanja konsumen.&#13;
Dataset yang digunakan terdiri dari 3.900 data dengan 18 atribut yang                       &#13;
merepresentasikan karakteristik transaksi dan perilaku belanja. Metode penelitian&#13;
meliputi Exploratory Data Analysis (EDA), pembersihan data, penanganan                  &#13;
Outlie rmenggunakan metode Outlier capping berbasis Interquartile Range (IQR),&#13;
encoding fitur kategorikal menggunakan One-hot encoding, pembagian data&#13;
dengan metode stratified Train-test split, Feature scaling menggunakan                    &#13;
StandardScaler, serta penyeimbangan data latih menggunakan metode SMOTE. &#13;
Selanjutnya, proses pemodelan dilakukan menggunakan algoritma Naive Bayes,      &#13;
Logistic regression, dan Random forest dengan evaluasi kinerja berdasarkan metrik&#13;
accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
ketiga algoritma mampu memprediksi status berlangganan konsumen dengan                &#13;
performa yang baik, di mana Naive Bayes menghasilkan kinerja terbaik                           &#13;
berdasarkan nilai F1-score. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku              &#13;
e-commerce sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan&#13;
pelanggan dan penyusunan strategi pemasaran berbasis data.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">004 Pemrosesan data dan ilmu komputer</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>