<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PENERAPAN WORD EMBEDDING TERHADAP&#13;
BIDIRECTIONAL LSTM DALAM MODEL ANALISIS&#13;
SENTIMEN ULASAN APLIKASI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Verra Budhi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Lestari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Analisis sentimen aplikasi bertujuan untuk mengetahui polaritas sentimen&#13;
ulasan aplikasi berdasarkan umpan balik dari pengguna dengan data dalam jumlah&#13;
besar. Berbagai metode machine learning, neural network, hingga deep learning&#13;
digunakan dalam membangun model analisis sentimen, namun beberapa masih&#13;
memiliki kekurangan terkait lambatnya model dalam mencapai konvergensi&#13;
maupun permasalahan mengenai out of vocabulary (OOV). Sehingga diperlukan&#13;
penerapan word embedding sebagai upaya dalam meningkatkan keakuratan&#13;
klasifikasi. Selain itu penerapan word embedding dinilai dapat menghasilkan&#13;
representasi kata yang lebih banyak dan variatif. Word embedding yang diterapkan&#13;
dalam penelitian ini adalah Word2Vec, FastText, dan GloVe, hal ini untuk&#13;
mengetahui model word embedding serta parameter yang mampu menghasilkan&#13;
performa yang unggul saat dikombinasikan dengan Bi-LSTM dalam melakukan&#13;
analisis sentimen terhadap ulasan pengguna aplikasi Gojek.&#13;
Pada kondisi imbalanced dataset maupun setelah oversampling performa&#13;
terbaik dihasilkan saat penerapan Word2Vec dan FastText dengan parameter&#13;
window bernilai 5, dan embedding size untuk Word2Vec, FastText, dan GloVe&#13;
bernilai 300. Perolehan f1-score pada imbalanced dataset yang dihasilkan&#13;
Word2Vec, FastText, dan GloVe sebesar 86,03%, 86,29%, 84,54%, sementara&#13;
akurasi pada data setelah oversampling sebesar 87,51%, 87,85%, 85,98%.&#13;
Model FastText menghasilkan performa f1-score dan akurasi yang unggul&#13;
baik pada parameter tertentu maupun secara rata-rata karena mampu menangani&#13;
kata-kata yang memiliki morfologi kompleks maupun out of vocabulary dengan&#13;
cara merepresentasikan kata tidak hanya secara penuh namun juga memperhatikan&#13;
sub-kata. Selain window dan embedding size, perolehan performa tersebut juga&#13;
dipengaruhi oleh penerapan beberapa parameter lain, seperti arsitektur CBOW,&#13;
metode evaluasi Hirarchical SoftMax, dan minimum count=10.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">001 Ilmu pengetahuan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2024-07-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>