@phdthesis{universitasamikomyogyakarta32058, title = {ANALISIS ANCAMAN KEAMANAN DIGITAL AKIBAT PENYALAHGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM SERANGAN SIBER}, month = {January}, author = {Shelvia Maghdalena Putri}, year = {2026}, school = {Universitas AMIKOM Yogyakarta}, url = {https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32058/}, keywords = {Artificial Intelligence, Keamanan siber, Cybersecurity, Deepfake, Phishing, Intrusion Detection System.}, abstract = {Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) menciptakan celah keamanan baru yang dieksploitasi untuk serangan siber yang lebih canggih dan adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis ancaman keamanan digital akibat penyalahgunaan AI, mengidentifikasi dampaknya terhadap CIA Triad (Confidentiality, Integrity, Availability), serta merumuskan strategi mitigasi yang efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan kombinasi studi literatur sistematis, survei terhadap 45 praktisi keamanan siber dan profesional IT, serta eksperimen teknis terkontrol meliputi simulasi AI-powered phishing, deteksi deepfake menggunakan arsitektur Xception, dan pengujian Intrusion Detection System (Snort). Hasil penelitian menunjukkan serangan phishing berbasis AI memiliki tingkat kerapian grammar mendekati email legitimate (skor 1.0), meningkatkan kesulitan deteksi hingga 45\% dibandingkan metode konvensional. Model deteksi deepfake mencapai akurasi 94\% dengan arsitektur Xception. Survei menunjukkan praktisi menilai dampak terhadap kerahasiaan (4.56/5) dan integritas (4.40/5) sebagai ancaman paling kritis, namun efektivitas alat deteksi saat ini hanya dinilai moderat (3.33/5), mengindikasikan kesenjangan signifikan. Penelitian merekomendasikan transformasi menuju deteksi cerdas berbasis Machine Learning, penguatan respons insiden otomatis, dan penerapan analisis forensik berkelanjutan. Kontribusi penelitian meliputi identifikasi spesifik enam bentuk penyalahgunaan AI, analisis dampak kuantitatif berdasarkan data empiris, dan roadmap implementasi praktis untuk meningkatkan postur keamanan organisasi menghadapi era ancaman siber berbasis AI.} }