<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENERAPAN ALGORITMA DATA MINING UNTUK&#13;
KLASIFIKASI TINGKAT KESEHATAN MENTAL PEKERJA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad</mods:namePart><mods:namePart type="family">Amikatuzzain</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknik data mining dalam&#13;
mengklasifikasikan tingkat kesehatan mental pekerja guna memberikan instrumen&#13;
deteksi dini yang objektif. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya&#13;
risiko gangguan psikososial di lingkungan perusahaan yang sering kali terlambat&#13;
ditangani akibat keterbatasan diagnosa awal. Metodologi yang digunakan dalam&#13;
penelitian ini mengikuti kerangka kerja Knowledge Discovery in Databases (KDD)&#13;
yang mencakup tahap pra-pemrosesan data, seleksi fitur, hingga implementasi&#13;
enam algoritma klasifikasi, yaitu Naive Bayes, XGBoost, Random Forest, SVM,&#13;
Logistic Regression, dan AdaBoost. Untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas&#13;
pada dataset survei yang berjumlah 1.259 responden, diterapkan teknik Synthetic&#13;
Minority Over-sampling Technique (SMOTE). Hasil penelitian menunjukkan&#13;
bahwa penggunaan delapan fitur kunci, seperti riwayat keluarga dan interferensi&#13;
kerja, sangat efektif dalam memprediksi kebutuhan penanganan kesehatan mental.&#13;
Berdasarkan pengujian metrik evaluasi, algoritma Naive Bayes dan XGBoost&#13;
menunjukkan performa paling unggul dengan tingkat akurasi mencapai 0,8413.&#13;
Secara khusus, XGBoost mencatatkan nilai recall sebesar 0,9055, yang&#13;
mengindikasikan sensitivitas tinggi dalam mendeteksi individu yang benar-benar&#13;
membutuhkan bantuan profesional. Perbandingan dengan penelitian terdahulu&#13;
mengonfirmasi bahwa integrasi teknik SMOTE dan algoritma ensemble dalam&#13;
penelitian ini mampu melampaui capaian akurasi model-model sebelumnya.&#13;
Kesimpulannya, model klasifikasi yang dihasilkan memiliki reliabilitas yang kuat&#13;
untuk diintegrasikan ke dalam sistem pendukung keputusan bagi perusahaan dalam&#13;
melakukan intervensi dini terhadap kesehatan mental pekerja.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">005 Pemrograman komputer, program dan data</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-02-19</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>