%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Rahman, Dito Zada Luthfir %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ilmu Komputer %D 2026 %F universitasamikomyogyakarta:32030 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Sistem informasi, persediaan barang,stock opname, SDLC, Waterfall, CodeIgniter, information system, inventory management, stock opname. %T ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI STOCK OPNAME PADA ADS STREET COFFEE BERBASIS WEB %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32030/ %X Pengelolaan persediaan barang merupakan salah satu aktivitas penting dalam mendukung operasional organisasi, khususnya dalam menjaga ketersediaan stok dan keakuratan data yang berkaitan dengan transaksi keluar dan masuk barang. Proses pencatatan persediaan yang masih dilakukan secara manual berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan penyajian informasi, serta ketidaksesuaian antara data stok dan transaksi yang terjadi. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem informasi yang mampu mengelola persediaan barang secara terkomputerisasi dan terintegrasi dengan transaksi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi persediaan barang berbasis web yang dapat memfasilitasi pencatatan transaksi stok masuk dan keluar serta penyajian informasi stok barang secara terstruktur. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan framework CodeIgniter, bahasa pemrograman PHP, serta basis data MySQL. Hasil dari penelitian ini berupa sistem informasi persediaan barang berbasis web yang menyediakan fitur pengelolaan data barang, pencatatan transaksi stok masuk dan keluar, serta penyajian laporan persediaan. Sistem ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam melakukan pencatatan persediaan yang terintegrasi dengan transaksi secara lebih terorganisir dan meminimalkan kesalahan pencatatan yang sering terjadi pada proses manual. Dengan adanya sistem ini, pengelolaan data persediaan barang dapat dilakukan secara lebih efektif dan mendukung kebutuhan informasi dalam operasional organisasi.