%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Pangarso, Amin Gangsar %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ilmu Komputer %D 2026 %F universitasamikomyogyakarta:32006 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Wealth Management System, Transaction Fee, React JS, Microfrontend, Hybrid Waterfall, Maker-Checker-Approver. %T {JALUR NON REGULER - PROFESIONAL IT} PENGEMBANGAN MODUL TRANSACTION FEE PADA WEALTH MANAGEMENT SYSTEM DENGAN REACT JS %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32006/ %X Transformasi digital pada industri keuangan menuntut sistem pengelolaan investasi yang cepat, akurat, dan terintegrasi. Pada PT Praisindo Teknologi, Wealth Management System (WMS) generasi pertama (WMS 1.0) memiliki arsitektur monolitik dan antarmuka usang yang menyebabkan pengelolaan biaya transaksi (Transaction Fee) rentan terhadap kesalahan input, memiliki logika perhitungan kompleks, serta alur persetujuan (approval) yang belum optimal. Penelitian jalur profesional ini bertujuan untuk mengembangkan modul Transaction Fee baru pada WMS 2.0 guna mengatasi kendala tersebut, mengoptimalkan pengalaman pengguna (UI/UX), serta meningkatkan efisiensi operasional lembaga keuangan. Pengembangan sistem ini dilakukan menggunakan metode Hybrid Waterfall yang mengakomodasi stabilitas dokumentasi (Functional & Technical Specification Document) sekaligus fleksibilitas iterasi pada tahap implementasi. Dari sisi teknologi, pengembangan difokuskan pada antarmuka pengguna (FrontEnd) menggunakan React JS dengan arsitektur micro-frontend. Sistem ini mengimplementasikan Redux Toolkit untuk manajemen state, Material UI (MUI) untuk desain antarmuka, serta integrasi data dengan layanan Back-End melalui RESTful API. Selain itu, tata kelola sistem diperkuat dengan workflow MakerChecker-Approver (MCA) untuk proses persetujuan data. Hasil dari pengembangan ini adalah modul Transaction Fee WMS 2.0 yang modern, responsif, dan fungsional, mencakup pengelolaan Subscription Fee dan Redemption Fee. Modul ini telah diimplementasikan dan melalui tahapan System Integration Testing (SIT) serta User Acceptance Test (UAT). Implementasi arsitektur micro-frontend dan React JS terbukti meningkatkan kecepatan, stabilitas, dan skalabilitas aplikasi, sementara alur Maker-Checker-Approver secara efektif menjaga integritas data dan meminimalkan risiko human error. Pengembangan ini secara langsung memberikan kontribusi pada efisiensi alur bisnis pengelolaan investasi di lingkungan operasional yang sesungguhnya.