<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PERBANDINGAN APLIKASI ADOBE&#13;
PHOTOSHOP DAN COREL PHOTO-PAINT DENGAN&#13;
METODE UX CURVE</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nazil Alifurohman</mods:namePart><mods:namePart type="family">E. R</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan industri kreatif dan kebutuhan komunikasi visual&#13;
menjadikan aplikasi pengolah gambar sebagai alat yang penting dalam kegiatan&#13;
desain grafis. Adobe Photoshop dan Corel PHOTO-PAINT merupakan dua aplikasi&#13;
pengolah gambar berbasis bitmap yang memiliki fungsi serupa, namun berbeda&#13;
dalam desain antarmuka, alur kerja, dan kompleksitas fitur. Perbedaan tersebut&#13;
berpotensi memengaruhi pengalaman pengguna (user experience) terutama dalam&#13;
penggunaan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan&#13;
membandingkan pengalaman pengguna pada aplikasi Adobe Photoshop dan Corel&#13;
PHOTO-PAINT menggunakan metode UX Curve.&#13;
Penelitian ini melibatkan 20 responden berusia 17–25 tahun yang&#13;
menggunakan kedua aplikasi selama satu bulan. Pengumpulan data dilakukan&#13;
melalui kuesioner berbasis User Experience Questionnaire (UEQ) dan template UX&#13;
Curve dengan lima dimensi penilaian, yaitu general UX, attractiveness, ease of use,&#13;
utility, dan degree of use. Data yang diperoleh dianalisis dengan mengelompokkan&#13;
kecenderungan perubahan pengalaman pengguna ke dalam tiga kategori, yaitu&#13;
improving, stable, dan deteriorating.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adobe Photoshop cenderung memiliki&#13;
peningkatan pada aspek attractiveness dan utility karena kelengkapan fitur dan&#13;
kemampuannya sebagai standar industri, meskipun memiliki tingkat kompleksitas&#13;
penggunaan yang lebih tinggi. Sementara itu, Corel PHOTO-PAINT menunjukkan&#13;
pengalaman pengguna yang relatif stabil pada aspek general UX dan ease of use,&#13;
yang mengindikasikan kemudahan adaptasi bagi pengguna pemula. Secara&#13;
keseluruhan, kedua aplikasi memiliki karakteristik pengalaman pengguna yang&#13;
berbeda, di mana Adobe Photoshop unggul dalam nilai fungsional jangka panjang,&#13;
sedangkan Corel PHOTO-PAINT lebih unggul dalam kemudahan penggunaan&#13;
awal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi&#13;
pengguna, pendidik, dan pengembang perangkat lunak dalam memilih serta&#13;
mengembangkan aplikasi desain grafis berbasis pengalaman pengguna.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-02-25</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>