%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Samudera, Hadar %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ilmu Komputer %D 2026 %F universitasamikomyogyakarta:31922 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Phishing, SEToolkit, media sosial, Zphisher, social media. %T EVALUASI EFEKTIVITAS SIMULASI SERANGAN PHISHING TERHADAP KESADARAN KEAMANAN PENGGUNA MEDIA SOSIAL %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/31922/ %X Peningkatan penggunaan media sosial di kalangan usia muda diikuti dengan maraknya serangan phishing yang memanfaatkan rekayasa sosial untuk mencuri informasi sensitif pengguna. Kondisi ini menimbulkan risiko kebocoran data, pengambilalihan akun, dan kerugian lain karena banyak pengguna belum memiliki kesadaran keamanan siber yang memadai, seperti kebiasaan memeriksa URL maupun kewaspadaan terhadap tautan dan halaman login palsu. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi simulasi serangan phishing sebagai upaya edukasi untuk meningkatkan kesadaran keamanan pengguna media sosial. Metode yang digunakan berupa eksperimen semu dengan desain pre‑test dan post‑test terhadap responden pengguna aktif media sosial berusia 18–25 tahun. Responden terlebih dahulu mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat kesadaran awal, kemudian mengikuti simulasi serangan phishing menggunakan SEToolkit dalam lingkungan terkontrol, disertai sesi edukasi singkat mengenai ciri‑ciri phishing dan praktik aman di media sosial, selanjutnya simulasi serangan phishing menggunakan Zphisher, lalu mengisi kembali kuesioner untuk melihat perubahan tingkat kesadaran. Hasil pengukuran tingkat kesadaran keamanan siber menunjukan adanya peningkatan skor rata-rata responden antara pre-test dan post-test setelah diberikan edukasi tentang ciri-ciri phishing, praktik aman di media sosial, serta simulasi serangan phishing. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran rancangan simulasi yang sistematis sebagai model pelatihan keamanan siber berbasis pengalaman langsung, sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan program peningkatan kesadaran keamanan siber pada pengguna media sosial di lingkungan pendidikan maupun organisasi.