<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KOMPARASI PERFORMA LSTM, GRU, DAN BERT DALAM ANALISIS&#13;
SENTIMEN KOLOM KOMENTAR VIDEO YOUTUBE TENTANG&#13;
DANANTARA INDONESIA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">M. Alfa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rizy</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Opini publik mengenai sovereign wealth fund (SWF) Danantara Indonesia&#13;
yang diekspresikan di media sosial YouTube memerlukan metode analisis sentimen&#13;
yang efektif untuk memahami persepsi masyarakat. Penelitian ini mengevaluasi&#13;
secara komparatif performa model deep learning LSTM, GRU, dan BERT pada&#13;
dataset 31.675 komentar YouTube berbahasa Indonesia yang memiliki&#13;
ketidakseimbangan kelas (class imbalance) ekstrem dengan dominasi sentimen&#13;
negatif. Metodologi penelitian mencakup komparasi model dasar, implementasi&#13;
mekanisme bidirectional, serta upaya optimasi menggunakan pre-trained&#13;
embedding FastText dan fungsi Focal Loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
model RNN dasar (unidireksional) memiliki performa tidak memadai (akurasi&#13;
~53%). Implementasi mekanisme bidirectional terbukti krusial, meningkatkan&#13;
akurasi secara signifikan ke kisaran 72%. Optimasi lanjutan menunjukkan bahwa&#13;
penggunaan embedding FastText pada arsitektur Bidirectional GRU berhasil&#13;
mencapai performa RNN puncak sebesar 77,10%. Namun, penerapan Focal Loss&#13;
terbukti kurang efektif dalam menangani ketidakseimbangan data pada dataset ini.&#13;
Di sisi lain, arsitektur berbasis Transformer (BERT) menunjukkan superioritas&#13;
absolut dengan akurasi tertinggi mencapai 89,66%, meskipun terindikasi&#13;
mengalami instabilitas grafik loss dan membutuhkan biaya komputasi yang jauh&#13;
lebih tinggi. Kesimpulannya, BERT adalah model paling akurat secara absolut,&#13;
namun Bidirectional GRU yang dioptimalkan dengan FastText menawarkan&#13;
keseimbangan (trade-off) terbaik antara akurasi tinggi dan efisiensi komputasi&#13;
untuk implementasi praktis.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">004 Pemrosesan data dan ilmu komputer</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-12-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;PJJ Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>