<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS KINERJA MODEL SUPPORT VECTOR MACHINE&#13;
DAN K-NEAREST NEIGHBORS DENGAN EKSTRAKSI&#13;
FITUR WINNOWING PADA SISTEM AUTOMATED ESSAY&#13;
SCORING</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad Fahmi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Luthfi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini berjudul “Analisis Kinerja Model Support Vector Machine &#13;
Dan K-Nearest Neighbors Dengan Ekstraksi Fitur Winnowing Pada Sistem&#13;
Penilaian Esai Otomatis” yang bertujuan untuk mengukur dan membandingkan&#13;
performa kombinasi metode ekstraksi fitur Winnowing dengan algoritma&#13;
klasifikasi Support Vector Machine (SVM) dan K-Nearest Neighbors (KNN) dalam&#13;
penilaian esai otomatis berbasis teks. Penelitian ini menggunakan pendekatan&#13;
kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimental. Dataset yang digunakan adalah&#13;
Automated Student Assessment Prize (ASAP) Automated Essay Scoring (AES)&#13;
dari Kaggle yang terdiri atas 12.976 jawaban tertulis siswa berbahasa Inggris&#13;
terhadap prompt ujian, yang dalam konteks sistem pendidikan Amerika Serikat&#13;
disebut sebagai essay. Tahapan penelitian meliputi preprocessing teks&#13;
(pembersihan, tokenisasi, dan stemming), ekstraksi fitur menggunakan Winnowing&#13;
dengan teknik k-gram dan fingerprinting, serta klasifikasi menggunakan algoritma&#13;
SVM dan KNN. Analisis kinerja dilakukan berdasarkan metrik akurasi, presisi,&#13;
recall, F1-Score, dan waktu komputasi.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi SVM dengan fitur hasil&#13;
ekstraksi Winnowing menghasilkan performa yang lebih baik dibandingkan KNN&#13;
dengan fitur hasil ekstraksi Winnowing, dengan akurasi sebesar 87,6%, F1-Score&#13;
0,868, dan precision 0,891. Meskipun SVM memerlukan waktu komputasi lebih&#13;
lama (5,18 detik) dibandingkan KNN (0,07 detik), model SVM terbukti lebih akurat&#13;
dan stabil dalam mengklasifikasikan skor esai.&#13;
Kesimpulannya, algoritma SVM lebih direkomendasikan untuk sistem&#13;
penilaian esai otomatis yang mengutamakan akurasi, sementara KNN cocok untuk&#13;
aplikasi yang membutuhkan efisiensi waktu. Penelitian selanjutnya disarankan&#13;
untuk mengeksplorasi metode ekstraksi fitur lain dan optimasi parameter model&#13;
guna meningkatkan performa sistem secara keseluruhan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">003 Sistem-sistem</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Pascasarjana Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>