<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA KLASIFIKASI&#13;
UNTUK IDENTIFIKASI DIABETES DENGAN &#13;
MENGGUNAKAN METODE RANDOM FOREST DAN &#13;
NAÏVE BAYES</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad Rafli</mods:namePart><mods:namePart type="family">Zuhri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penyakit diabetes kini menyerang manusia tanpa mengenal usia. Bahkan&#13;
lebih dari 1,2 juta anak-anak dan remaja di dunia terkena penyakit diabetes.&#13;
Penyakit diabetes pun masih masuk ke daftar penyakit paling mematikan di dunia.&#13;
Penanganan penyakit diabetes menjadi penting karena komplikasi yang dapat&#13;
terjadi jika tak ditanggulangi dengan benar. Oleh karena itu, pengembangan metode&#13;
yang efektif dalam mendiagnosis penyakit diabetes pada perempuan menjadi sangat&#13;
penting. Banyak faktor yang mempengaruhi orang menderita diabetes, beberapa&#13;
diantaranya yaitu tekanan darah tinggi, kadar gula berlebih, berat badan, riwayat&#13;
keturunan diabetes, usia, jumlah kehamilan seseorang, ketebalan lipatan kulit, dan&#13;
jumlah kadar insulin dalam tubuh. Berbagai metode telah digunakan untuk&#13;
mengidentifikasi diabetes, termasuk pemeriksaan fisik, tes darah, dan tes urine,&#13;
namun hasil pemeriksaan membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui&#13;
hasilnya sehingga dibutuhkan teknologi untuk memberikan kemudahan setiap&#13;
orang dalam menerima informasi secara cepat. &#13;
Random Forest dan Naïve Bayes merupakan dua algoritma klasifikasi yang&#13;
populer. Random Forest adalah metode kompleks yang didasarkan pada&#13;
penggabungan beberapa pohon keputusan untuk mendapatkan prediksi yang lebih&#13;
akurat. Sedangkan Naïve Bayes merupakan metode pengklasifikasian berdasarkan&#13;
probabilitas sederhana dan dirancang agar dapat dipergunakan denegan asumsi&#13;
antar variabel penjelas saling bebas (independen). Tujuan dari penelitian ini untuk&#13;
menganalisis perbandingan antara algoritma Naïve Bayes dan Random Foret dalam&#13;
mengidentifikasi penyakit diabetes. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian, Naïve Bayes dapat dinyatakan sebagai&#13;
algoritma dengan kinerja paling stabil dalam penelitian ini karena unggul pada&#13;
metrik akurasi dan presisi. Namun, Random Forest lebih baik dalam menjaga&#13;
keseimbangan performa antara presisi dan recall sebagaimana tercermin pada nilai&#13;
F1-score. Perbedaan kinerja kedua algoritma dipengaruhi oleh karakteristik dataset,&#13;
keberadaan imbalance data, serta nilai ekstrem pada beberapa atribut medis.&#13;
Dengan demikian, pemilihan algoritma terbaik bergantung pada tujuan penggunaan&#13;
model. Jika fokus utama adalah ketepatan prediksi secara umum, maka Naïve Bayes&#13;
lebih direkomendasikan. Namun, jika fokus diarahkan pada keseimbangan deteksi&#13;
kasus diabetes, maka Random Forest menjadi alternatif yang lebih sesuai.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">005 Pemrograman komputer, program dan data</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-12-16</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Pascasarjana Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>