<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KLASIFIKASI KESEGARAN IKAN BERDASARKAN CITRA&#13;
MATA MENGGUNAKAN EFFICIENTNET-B0 DENGAN&#13;
OPTIMASI HYPERPARAMETER OPTUNA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Trio Agung</mods:namePart><mods:namePart type="family">Purwanto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penilaian kesegaran ikan merupakan aspek penting dalam menjaga mutu &#13;
dan keamanan produk perikanan, namun metode konvensional berbasis&#13;
pengamatan visual manusia masih bersifat subjektif dan tidak konsisten. Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat kesegaran ikan berdasarkan citra&#13;
mata menggunakan model deep learning EfficientNet-B0 dengan optimasi&#13;
hiperparameter Optuna, dengan fokus pada stabilitas pelatihan dan kemampuan&#13;
generalisasi lintas spesies. Dataset yang digunakan adalah The Freshness of the Fish&#13;
Eyes yang terdiri dari citra mata ikan dari 8 spesies dengan 3 tingkat kesegaran,&#13;
sehingga membentuk 24 kelas klasifikasi. Penelitian ini tidak menerapkan.&#13;
Optimasi hiperparameter dilakukan menggunakan Optuna berbasis algoritma Treestructured&#13;
Parzen&#13;
Estimator&#13;
(TPE).&#13;
Hasil&#13;
eksperimen&#13;
menunjukkan&#13;
bahwa&#13;
model&#13;
&#13;
mencapai&#13;
&#13;
akurasi pengujian sebesar 79,87%, dengan akurasi data latih sebesar&#13;
83,61% dan akurasi data validasi sebesar 81,17%, sehingga diperoleh&#13;
generalization gap sebesar 2,45%. Evaluasi generalisasi lintas spesies dilakukan&#13;
menggunakan skema leave-source-out (LSO) pada 8 skenario pengujian, yang&#13;
menunjukkan bahwa model mampu mempertahankan performa klasifikasi pada&#13;
spesies yang tidak dilibatkan dalam proses pelatihan. Selain itu, pelatihan ulang&#13;
model terbaik sebanyak 5 kali menunjukkan performa yang konsisten, yang&#13;
mengindikasikan stabilitas pembelajaran yang baik. Penelitian ini menyimpulkan&#13;
bahwa EfficientNet-B0 yang dioptimasi menggunakan Optuna mampu&#13;
memberikan klasifikasi kesegaran ikan yang stabil dan konsisten pada dataset&#13;
multi-spesies tanpa penerapan augmentasi data, serta memiliki kemampuan&#13;
generalisasi intrinsik terhadap distribusi asli dataset.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">005 Pemrograman komputer, program dan data</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Pascasarjana Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>