<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS KINERJA MODEL MT5 DAN NLLB-200 DENGAN OPTIMASI&#13;
OPTUNA UNTUK PENERJEMAHAN BAHASA ANGKOLA-INDONESIA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Awal Ridho</mods:namePart><mods:namePart type="family">Harahap</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian berjudul "Analisis Kinerja Model mT5 dan NLLB-200 dengan &#13;
Optimasi Optuna untuk Penerjemahan Bahasa Angkola-Indonesia" ini&#13;
dilaksanakan untuk mengatasi tantangan kelangkaan data (low-resource) dalam&#13;
pelestarian digital Bahasa Angkola. Tujuan utama penelitian adalah membangun&#13;
sistem Neural Machine Translation (NMT) yang akurat dengan membandingkan&#13;
efektivitas arsitektur Google Multilingual T5 (mT5) dan No Language Left Behind&#13;
(NLLB-200). Penelitian eksperimental ini menggunakan dataset hasil digitalisasi&#13;
kamus sebanyak 31.656 pasang kalimat, dengan metode analisis berbasis evaluasi&#13;
otomatis BLEU Score dan chrF Score serta penerapan optimasi hyperparameter&#13;
otomatis menggunakan algoritma Tree-structured Parzen Estimator (TPE) via&#13;
Optuna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model NLLB-200 memiliki&#13;
superioritas signifikan dibandingkan mT5, dengan selisih baseline mencapai 45.59&#13;
poin. Proses optimasi Optuna terbukti krusial dalam meningkatkan performa model,&#13;
di mana konfigurasi parameter terbaik berhasil menaikkan akurasi NLLB-200 dari&#13;
BLEU Score 69.55 menjadi 83.94 serta chrF Score 86.56. Dapat disimpulkan&#13;
bahwa arsitektur berbasis Mixture-of-Experts pada NLLB yang dipadukan dengan&#13;
strategi optimasi otomatis merupakan solusi teknis terbaik untuk penerjemahan&#13;
Bahasa Angkola, dan penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memperluas&#13;
cakupan dataset guna menangani variasi dialek yang lebih kompleks.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-03-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;PJJ Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>