<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PEMBELAJARAN MESIN UNTUK PREDIKSI STROKE&#13;
BERDASARKAN RANDOM FOREST DAN SHAP</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Harumawan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Jatiprasetya</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Dengan lebih dari 12,2 juta kasus baru setiap tahun, stroke merupakan salah&#13;
satu penyebab utama kematian dan disabilitas di dunia. Oleh karena itu, deteksi dini&#13;
menjadi sangat penting untuk menurunkan angka mortalitas dan komplikasi jangka&#13;
panjang. Untuk meningkatkan transparansi dan keandalan dalam proses&#13;
pengambilan keputusan model, penelitian ini mengembangkan model prediksi&#13;
stroke berbasis algoritma Random Forest yang dipadukan dengan metode&#13;
interpretasi SHAP (Shapley Additive Explanations). Hasil evaluasi menunjukkan&#13;
bahwa model memiliki kinerja klasifikasi yang sangat baik dengan nilai AUC&#13;
sebesar 0,989 ± 0,002, akurasi sebesar 94,3%, presisi 92,5%, recall 96,5%, dan F1score&#13;
&#13;
94,5%. Selain menghasilkan prediksi yang akurat, pendekatan SHAP&#13;
memungkinkan interpretasi kontribusi setiap fitur terhadap keputusan model.&#13;
Visualisasi interpretasi seperti summary plot, dependence plot, dan force plot&#13;
menunjukkan bahwa faktor usia, kadar glukosa darah, dan indeks massa tubuh&#13;
(BMI) merupakan kontributor utama dalam meningkatkan risiko stroke. Analisis&#13;
interaksi fitur juga menunjukkan bahwa kombinasi usia lanjut dan kadar glukosa&#13;
darah tinggi secara signifikan meningkatkan probabilitas stroke hingga sekitar 85%&#13;
dibandingkan dengan nilai dasar rata-rata model sebesar 0,4992. Dengan demikian,&#13;
pendekatan ini tidak hanya menghasilkan model prediksi yang memiliki performa&#13;
tinggi, tetapi juga menyediakan interpretasi yang dapat dipahami oleh tenaga medis,&#13;
sehingga berpotensi mendukung pengambilan keputusan klinis secara lebih&#13;
transparan dan berbasis data.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-03-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Pascasarjana Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>