<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>SISTEM KEAMANAN PENYIMPANAN DATA STATISTIK&#13;
KEPEGAWAIAN BERBASIS TEKNOLOGI BLOCKCHAIN &#13;
(Studi Kasus: Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya&#13;
Manusia Kabupaten Madiun Jawa Timur)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Syaiful</mods:namePart><mods:namePart type="family">Huda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan sistem informasi kepegawaian di era digital menuntut &#13;
adanya jaminan keamanan dan integritas data, khususnya pada data statistik&#13;
kepegawaian yang menjadi dasar perencanaan, promosi, dan evaluasi sumber daya&#13;
aparatur negara. Sistem konvensional berbasis basis data terpusat masih memiliki&#13;
kelemahan berupa kerentanan terhadap manipulasi, risiko kehilangan data, dan&#13;
keterbatasan kemampuan audit. Penelitian ini mengusulkan penerapan teknologi&#13;
blockchain sebagai solusi untuk meningkatkan keamanan, transparansi, dan&#13;
akuntabilitas pengelolaan data kepegawaian pada BKPSDM Kabupaten Madiun.&#13;
Model sistem yang dikembangkan mengimplementasikan blockchain&#13;
permissioned (privat) berbasis Ethereum, di mana hanya node terotorisasi yang&#13;
dapat memvalidasi transaksi dan menyimpan komitmen integritas data. Mekanisme&#13;
keamanan dibangun melalui hashing kriptografis ganda menggunakan algoritma&#13;
SHA-256 dan Keccak-256 (SHA-3), serta penyimpanan data terenkripsi pada basis&#13;
data relasional off-chain, sedangkan nilai hash dicatat di blockchain (on-chain)&#13;
sebagai bukti integritas digital.&#13;
Pengujian dilakukan dengan mengukur validasi hash, deteksi perubahan&#13;
data (tamper detection), dan efisiensi sistem berdasarkan waktu eksekusi serta&#13;
konsumsi sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem keamanan&#13;
berbasis blockchain permissioned mampu menjaga integritas data dan mendeteksi&#13;
perubahan secara otomatis. Algoritma Keccak-256 (SHA-3) menunjukkan efisiensi&#13;
dan ketahanan yang lebih tinggi dibandingkan SHA-256, khususnya pada konteks&#13;
blockchain privat di lingkungan pemerintahan. Penelitian ini menghasilkan&#13;
prototipe sistem keamanan data terdistribusi yang transparan, auditabel, dan tahan&#13;
manipulasi, serta berpotensi diterapkan untuk mendukung transformasi digital&#13;
sistem kepegawaian pemerintah daerah.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-11-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;PJJ Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>