<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>DETEKSI PENYAKIT DIABETIC RETINOPATHY&#13;
MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK&#13;
BERBASIS ARSITEKTUR EFFICIENTNETV2</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Aiman</mods:namePart><mods:namePart type="family">Mukhlishah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Diabetic Retinopathy (DR) merupakan salah satu komplikasi serius akibat&#13;
diabetes mellitus yang menjadi penyebab utama kebutaan di dunia. Seiring&#13;
meningkatnya jumlah penderita diabetes, kebutuhan akan sistem deteksi otomatis&#13;
yang akurat semakin mendesak guna mendukung diagnosis dini serta mencegah&#13;
risiko kehilangan penglihatan permanen. Namun, klasifikasi DR masih menghadapi&#13;
tantangan, seperti variasi tingkat keparahan, distribusi data yang tidak seimbang,&#13;
serta keterbatasan model dalam mengenali pola spasial citra retina. Untuk&#13;
menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini mengusulkan integrasi dilation&#13;
layer pada arsitektur EfficientNetV2 yang efisien dalam ekstraksi fitur, dengan&#13;
dukungan preprocessing Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization&#13;
(CLAHE) untuk meningkatkan kualitas citra retina. Penambahan dilation layer&#13;
memungkinkan perluasan receptive field tanpa meningkatkan jumlah parameter&#13;
maupun menurunkan resolusi spasial, sehingga jaringan lebih optimal dalam&#13;
menangkap fitur patologis. Penelitian ini menguji tiga varian model, yaitu&#13;
EfficientNetV2-B0, B3, dan S. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa&#13;
EfficientNetV2-B0 dengan dilation layer memberikan performa terbaik dengan&#13;
akurasi 96,54% serta precision dan recall yang seimbang. Sementara itu, arsitektur&#13;
lebih kompleks tidak selalu lebih unggul, bahkan menurun pada kelas minoritas&#13;
seperti Proliferative DR. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi dilation&#13;
layer pada arsitektur EfficientNetV2 berpotensi meningkatkan stabilitas dan&#13;
konsistensi klasifikasi DR</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-10-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Pascasarjana Teknik Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>