<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PERBANDINGAN ARIMA, SARIMA, GRU DAN LSTM&#13;
UNTUK PERAMALAN PENJUALAN MOBIL TOYOTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fariz</mods:namePart><mods:namePart type="family">Zakaria</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian berjudul “Perbandingan Kinerja ARIMA, SARIMA, GRU, dan&#13;
LSTM untuk Peramalan Penjualan Mobil Toyota di Indonesia” ini bertujuan untuk&#13;
mengevaluasi dan membandingkan efektivitas empat model peramalan deret waktu&#13;
dalam memprediksi penjualan bulanan mobil Toyota. Variabel penelitian dibatasi&#13;
pada data penjualan historis tanpa melibatkan faktor eksternal, dengan metode&#13;
analisis meliputi prapemrosesan data, eksplorasi data, pembangunan model, serta&#13;
optimasi hiperparameter menggunakan pendekatan grid search dan teknik&#13;
regularisasi.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model statistik ARIMA dan SARIMA&#13;
pada konfigurasi awal belum mampu menghasilkan prediksi yang akurat, ditandai&#13;
dengan nilai kesalahan yang tinggi, khususnya SARIMA dengan MAPE melebihi&#13;
100%. Setelah optimasi, kinerja keduanya meningkat signifikan, di mana ARIMA&#13;
mencapai MAPE 15,64% dan SARIMA 18,38%. Di sisi lain, model deep learning&#13;
menunjukkan performa yang lebih unggul. GRU pada tahap awal menghasilkan&#13;
MAPE 17,36% dan meningkat tajam menjadi 7,66% setelah penerapan dropout dan&#13;
penyesuaian window size. LSTM juga mengalami peningkatan dari MAPE 19,24%&#13;
menjadi 15,76% melalui optimasi jumlah neuron, learning rate, dan dropout.&#13;
Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa GRU dan LSTM&#13;
lebih efektif dibandingkan ARIMA dan SARIMA dalam menangkap pola nonlinear&#13;
&#13;
serta dinamika kompleks pada data penjualan mobil Toyota. Optimasi&#13;
hiperparameter terbukti berperan penting dalam meningkatkan akurasi model.&#13;
Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk memasukkan variabel eksternal dan&#13;
menguji model berbasis arsitektur hybrid guna memperoleh performa prediksi yang&#13;
lebih komprehensif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-11-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Pascasarjana Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>