<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENERAPAN DAN EVALUASI MODEL MACHINE &#13;
LEARNING TERLATIH ANTAR DOMAIN PADA ANALISIS&#13;
SENTIMEN ULASAN APLIKASI KEUANGAN DIGITAL</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ashari</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rama</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini mengevaluasi model machine learning (SVM, ANN, dan &#13;
LSTM) untuk analisis sentimen lintas domain (cross-domain) pada ulasan aplikasi&#13;
keuangan digital Livin' by Mandiri. Tujuan penelitian adalah (1) membandingkan&#13;
performa model sebelum dan sesudah hyperparameter tuning pada dataset publik ,&#13;
(2) mengukur kemampuan generalisasi model dari dataset publik ke dataset&#13;
spesifik Livin' by Mandiri , dan (3) menentukan model yang paling andal. Metode&#13;
penelitian menggunakan supervised learning yang mencakup preprocessing teks,&#13;
pembobotan kata FastText , penanganan data tidak seimbang menggunakan&#13;
SMOTE , dan hyperparameter tuning.&#13;
Hasil penelitian pada dataset publik menunjukkan hyperparameter tuning&#13;
berhasil meningkatkan akurasi ketiga model hingga di atas 94%. LSTM (Tuned)&#13;
mencapai akurasi tertinggi (0.9422) , namun analisis statistik menunjukkan tidak&#13;
ada perbedaan performa yang signifikan (p-value &gt; 0.05) di antara ketiga model.&#13;
Saat model publik diuji pada data Livin', terjadi penurunan performa drastis&#13;
(akurasi 39-42%) , yang membuktikan adanya masalah domain shift parah.&#13;
Sebaliknya, saat model dilatih secara langsung pada dataset Livin', model ANN&#13;
(Artificial Neural Network) menunjukkan performa terbaik dengan akurasi&#13;
91.21% , mengungguli LSTM (90.89%) , SVM (86.35%) , dan penelitian&#13;
terdahulu.&#13;
Kesimpulannya, hyperparameter tuning krusial untuk data publik, namun&#13;
ketiga model memiliki performa yang setara. Model yang dilatih pada data publik&#13;
gagal digeneralisasi ke domain spesifik. Untuk domain aplikasi Livin' by Mandiri,&#13;
ANN terbukti menjadi model yang paling optimal dan unggul secara signifikan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-10-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Pascasarjana Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>