<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL DENGAN &#13;
ALGORITMA GRADIENT BOOSTING DI TOKO PASAR&#13;
TRADISIONAL</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Bagas Dwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Novianto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan membandingkan algoritma&#13;
Gradient Boosting dan XGBoost dalam menentukan harga jual optimal di toko pasar&#13;
tradisional. Dalam penelitian ini digunakan dua skenario data, yaitu dataset skala&#13;
besar yang terdiri dari data penjualan tahun 2024 dan dataset kecil yang terdiri dari&#13;
data penjualan selama satu bulan di tahun yang sama. Penelitian ini memanfaatkan&#13;
algoritma Gradient Boosting dan XGBoost untuk membangun model prediksi&#13;
dalam penentuan harga jual yang optimal, dimana proses pelatihan model dilakukan&#13;
melalui optimasi hyperparameter menggunakan GridSearchCV dan evaluasi&#13;
kinerja menggunakan metrik regresi seperti R² dan MAPE. Selain itu, dilakukan&#13;
pula analisis interpretabilitas model menggunakan feature importance dan SHAP&#13;
(SHaple Additive Explanations) untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang&#13;
mempengaruhi harga jual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua algoritma&#13;
memiliki kinerja prediksi yang sangat baik dengan nilai R² mencapai 0.9999 dan&#13;
MAPE dibawah 2% pada semua skenario pengujian. Pada dataset besar, Gradient&#13;
Boosting lebih unggul dengan nilai MAPE lebih rendah dibandingkan XGBoost,&#13;
sedangkan pada dataset kecil XGBoost menunjukkan kinerja yang lebih baik karena&#13;
mekanisme regularisasi yang mampu mencegah overfitting. Analisis feature&#13;
importance dan SHAP mengidentifikasi bahwa harga beli, harga kompetitor 1, dan&#13;
harga kompetitor 2 merupakan variabel yang paling berpengaruh dalam prediksi&#13;
harga jual. Temuan ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam pengembangan&#13;
sistem pendukung keputusan penentuan harga jual berbasis data di pasar tradisional,&#13;
guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan objektivitas dalam proses penetapan&#13;
harga.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-10-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Pascasarjana Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>