<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERBANDINGAN ALGORITMA DNN DAN LSTM UNTUK&#13;
ANALISIS SENTIMEN LAYANAN TRANSPORTASI ONLINE&#13;
DI INDONESIA MENGGUNAKAN DATA TWITTER</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Jandri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Tampubolon</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini membandingkan dua arsitektur pembelajaran mendalam.&#13;
Deep Neural Network (DNN) dan Long Short-Term Memory (LSTM), untuk&#13;
analisis sentimen tweet berbahasa Indonesia terkait layanan transportasi online.&#13;
Data primer berjumlah ±10.000 tweet (2023) dihimpun melalui API Twitter dengan&#13;
kata kunci merek layanan, kemudian direpresentasikan sebagai embedding&#13;
IndoBERT untuk masukan ke kedua model.&#13;
Pelabelan awal dilakukan secara otomatis menggunakan model IndoBERT&#13;
dan divalidasi pada 200 sampel acak: 185 label sesuai (akurasi 92,5%) dengan&#13;
Cohen’s Kappa 0,89, menunjukkan reliabilitas “sangat tinggi” untuk keperluan&#13;
pelatihan.&#13;
Eksperimen dirancang dalam empat skenario (tanpa/ dengan resampling dan tanpa/&#13;
dengan kamus slang) dan dievaluasi menggunakan K-Fold Cross-Validation (k=3&#13;
dan k=5) serta metrik akurasi, F1-score, MAE, dan waktu pelatihan. &#13;
Hasil menunjukkan LSTM secara konsisten mengungguli DNN dalam&#13;
akurasi dan F1-score, terutama pada skenario dengan resampling dan kamus slang&#13;
(mencapai akurasi ~93% dan F1-score ~93%, MAE ~0,088). Namun, LSTM&#13;
memerlukan waktu pelatihan lebih lama (~475 detik) dibandingkan DNN (~56&#13;
detik). Resampling terbukti memberikan peningkatan performa paling signifikan,&#13;
sedangkan penggunaan kamus slang memberikan peningkatan tambahan yang&#13;
bersifat pendukung. Analisis berdasarkan panjang teks menunjukkan DNN lebih&#13;
stabil untuk tweet ≤10 kata, sementara LSTM unggul pada tweet &gt;10 kata, yang&#13;
mempertegas kelebihan LSTM dalam menangkap dependensi urutan pada teks&#13;
panjang. Secara keseluruhan, LSTM direkomendasikan sebagai arsitektur utama&#13;
untuk analisis sentimen pengguna layanan transportasi online berbahasa Indonesia,&#13;
dengan DNN sebagai alternatif ketika efisiensi komputasi diutamakan.&#13;
Berdasarkan keseluruhan temuan, penelitian ini merekomendasikan LSTM&#13;
sebagai arsitektur utama untuk analisis sentimen layanan transportasi online&#13;
berbahasa Indonesia, dengan DNN sebagai alternatif saat efisiensi komputasi&#13;
menjadi prioritas.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">003 Sistem-sistem</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-11-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Pascasarjana Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>