%0 Thesis %9 S2 - Magister %A Fadilla, Rizqi Mirza %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Pascasarjana Magister Informatika %D 2025 %F universitasamikomyogyakarta:31745 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K AHP, TOPSIS, ANOVA, ISO 12207:2017 %T PENDEKATAN METODE AHP-TOPSIS DAN ANOVA DALAM PEMBUATAN FRAMEWORK PENGEMBANGAN SOFTWARE BERDASARKAN KARAKTERISTIK ISO 12207:2017 %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/31745/ %X Perkembangan teknologi informasi meningkatkan permintaan perangkat lunak berkualitas tinggi, sehingga diperlukan proses terstruktur dalam pengembangannya. ISO/IEC/IEEE 12207:2017 menjadi standar internasional yang mencakup proses organisasi, teknis, dan pendukung proyek, berbeda dengan ISO 9001 yang lebih umum pada manajemen kualitas. Penelitian ini menggunakan Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dengan mengintegrasikan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). AHP menentukan bobot kriteria ISO 12207:2017 melalui perbandingan berpasangan, sementara TOPSIS memeringkat aktivitas pengembangan berdasarkan bobot tersebut. Untuk validasi, Analysis of Variance (ANOVA) diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Definisi Kebutuhan Perangkat Lunak memiliki bobot tertinggi (0,169), diikuti Implementasi (0,101), dan Operasi (0,095). Manajemen Konfigurasi Perangkat Lunak menjadi aktivitas paling kritis dengan skor TOPSIS tertinggi (0,221). ANOVA mengonfirmasi keandalan penilaian para ahli tanpa perbedaan signifikan. Penelitian ini memberikan kerangka kerja pengambilan keputusan berbasis ISO 12207:2017, membantu optimalisasi manajemen proyek perangkat lunak, serta memastikan keselarasan dengan standar internasional dan praktek terbaik industri.