TY - THES ID - universitasamikomyogyakarta31590 N2 - Film dokumenter Merajut Benang-Benang Kehidupan mengangkat permasalahan menurunnya minat generasi muda terhadap lurik, kain tradisional khas Klaten yang sarat makna budaya. Sebagai sutradara, penekanan diberikan pada bagaimana membangun narasi yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu menggugah kesadaran penonton mengenai pentingnya pelestarian lurik. Teknik visual storytelling digunakan untuk menghadirkan cerita secara lebih hidup melalui kombinasi wawancara, observasi, serta visualisasi proses pembuatan lurik. Dengan pendekatan ini, film berupaya menyampaikan pesan bahwa lurik bukan sekadar kain, melainkan identitas budaya yang harus dikenali, dipahami, dan dicintai oleh generasi penerus. Dokumenter ini juga mengajak penonton, khususnya anak muda, untuk melihat lurik dari sudut pandang baru bukan hanya sebagai warisan masa lalu, tetapi sebagai bagian dari kehidupan modern yang dapat terus berkembang. A1 - ANGGORO, MUHAMMAD IQBAL HILMI Y1 - 2025/08/20/ UR - https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/31590/ PB - Universitas AMIKOM Yogyakarta KW - Kain Lurik KW - Sutradara KW - Visual Storytelling. Lurik KW - Director. AV - restricted TI - {SKEMA ARTIS} TEKNIK PENYUTRADARAAN EKSPOSITORI BERBASIS VISUAL STORYTELLING DALAM FILM DOKUMENTER ?MERAJUT BENANG-BENANG KEHIDUPAN? M1 - bachelor ER -