%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Aprilio, Aldimas Dwi %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ekonomi & Sosial %D 2025 %F universitasamikomyogyakarta:31580 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Photostory, Komunikasi visual, Tiwul, Wonogiri, Pelestarian budaya, Visual Communication, Tiwul, Wonogiri, Cultural Preservation %T {SKEMA ARTIS} PHOTOSTORY SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL DALAM MELESTARIKAN TRADISI PEMBUATAN TIWUL SEBAGAI BENTUK SISTEM KETAHANAN PANGAN DI KOTA WONOGIRI %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/31580/ %X Fotografi menjadi salah satu bidang yang sangat diminati oleh masyarakat. Berbagai peristiwa dapat disampaikan kepada publik melalui beragam bentuk visual, salah satunya adalah foto jurnalistik yang dikenal mampu menyampaikan informasi secara akurat dan mendalam. Salah satu bentuk dari foto jurnalistik adalah photostory, yaitu rangkaian foto yang dirancang untuk menceritakan suatu peristiwa atau tema secara berurutan dan naratif. Penulis memilih media fotografi sebagai sarana komunikasi karena foto memiliki keunggulan dalam merekam momen, menggambarkan peristiwa, serta menyampaikan pesan secara visual yang lebih kuat dan langsung dibandingkan dengan narasi. Tradisi pembuatan tiwul sebagai makanan khas daerah Wonogiri memiliki nilai budaya dan historis yang tinggi serta berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Namun, modernisasi dan perubahan gaya hidup menyebabkan tradisi ini mulai ditinggalkan, sehingga diperlukan upaya pelestarian yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran photostory sebagai media komunikasi visual dalam mendokumentasikan dan menyampaikan nilai-nilai budaya dari proses pembuatan tiwul kepada masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi visual. Hasil karya ini menunjukkan bahwa photostory mampu menjadi media komunikasi yang kuat dalam menyampaikan narasi budaya secara visual dan emosional, mempermudah pemahaman, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga tradisi lokal. Photostory tidak hanya berfungsi sebagai sarana informasi, tetapi juga sebagai alat edukasi dan pelestarian warisan budaya yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, media ini memiliki potensi besar dalam mendukung sistem ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.